KETAMPAKAN ALAM
Ketampakan alam (bentang alam) adalah segala sesuatu yang dibentuk oleh peristiwa
yang berada di alam. Ketampakan alam dapat lihat pada permukaan bumi
yang meliputi wilayah daratan dan wilayah perairan. Ketampakan alam
tersebut banyak memberikan keuntungan berupa kekayaan dari berbagai
sumber daya alam.
Ketampakan
alam merupakan berbagai bentukan muka bumi yang terjadi secara alamiah.
Ketampakan alam terdiri dari dua bagian pokok, yakni ketampakan alam
berupa daratan dan ketampakan alam berupa perairan.
KETAMPAKAN ALAM DI WILAYAH DARATAN
Ketampakan alam di wilayah daratan merupakan bagian dari permukaan
bumi yang tidak digenangi air dan berbentuk padat. Wilayah daratan di
Indonesia memiliki tanah yang subur sehingga menyebabkan curah hujan
yang teratur dan banyaknya gunung berapi sehingga dimanfaatkan sebagai
tempat berpijak dan sumber kehidupan manusia.
Ketampakan Alam yang termasuk wilayah daratan yaitu : Dataran Tinggi, Dataran Rendah, Pegunungan, Gunung, Pantai, Tanjung, Delta
Dataran tinggi
Dataran tinggi (disebut juga plateau atau plato) adalah dataran yang luas terletak pada ketinggian 300-600
meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi berada di daerah
pegunungan atau dikelilingi oleh bukit-bukit sehingga udaranya sangat
dingin dan segar.
Dataran
tinggi terbentuk sebagai hasil erosi dan sedimentasi. Dataran tinggi
bisa juga terjadi oleh bekas kaldera luas, yang tertimbun material dari
lereng gunung sekitarnya.
Daerah
pada dataran tinggi memiliki udara yang sejuk dengan pemandangan yang
indah sehingga menyebabkan banyak orang mendirikan rumah-rumah atau vila
sebagai tempat istirahat. Selain itu, dataran tinggi banyak
dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan seperti teh, kopi, bunga, sayuran
dan sebagainya serta sebagai tempat pariwisata dan tempat
peristirahatan.
Dataran rendah
Dataran
rendah merupakan wilayah dataran yang relatif datar, luas dan memiliki
ketinggian kurang dari 200 meter di atas permukaan laut. Di
Indonesia daerah dataran rendah merupakan daerah yang penuh dengan
kedinamisan dan kegiatan penduduk yang sangat beragam. Daerah dataran
rendah cocok dijadikan wilayah pertanian, perkebunan, peternakan,
kegiatan, industri, dan sentra-sentra bisnis.
Lokasi yang datar, menyebabkan pengembangan daerah dapat dilakukan seluas mungkin. Pembangunan jalan raya dan jalan tol serta kelengkapan saran transportasi ini telah mendorong daerah dataran rendah menjadi pusat ekonomi penduduk. Kemudahan transportasi dan banyaknya pusat-pusat kegiatan di daerah dataran rendah menarik penduduk untuk menetap disana. Oleh karena, itu penduduknya semakin bertambah dan kebutuhan tempat tinggal serta tempat usaha juga meningkat. Lahan-lahan seperti sawah dan hutan sebagai penyangga keseimbangan alam semakin berkurang digantikan oleh tumbuhnya bangunan bertingkat. Hal ini banyak menimbulkan permasalahan, seperti daerah resapan air berkurang yang mengakibatkan banjir pada saat musim hujan dan kekeringan pada saat musim kemarau.
Pada
umumnya, daerah dataran rendah terdapat banyak aliran sungai dan
keadaan udaranya panas. Dataran rendah di wilayah Indonesia membentang
luas di sepanjang Pulau Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Bali,
Papua, Nusa Tenggara serta pulau-pulau kecil. Penduduk kota yang menetap
di dataran rendah memanfaatkan daerahnya sebagai tempat tinggal.
Dataran rendah dimanfaatkan sebagai tempat perkebunan tebu atau kelapa,
lahan pertanian, industri dan pemukiman.
Pegunungan
Pegunungan
merupakan rangkaian gunung yang saling menyambung satu sama lain,
tinggi, luas dan memanjang dengan mencapai ketinggian lebih dari 700
meter di atas permukaan laut sehingga di daerah pegunungan udaranya
sangat sejuk dan segar. Pegunungan dimanfaatkan sebagai tempat
istirahat, wisata alam dan camping seperti di Pegunungan Jaya Wijaya,
sebagai tempat tumbuh hutan (daerah perlindungan hewan dan tumbuhan agar
tidak punah) dan juga digunakan untuk usaha perkebunan bunga, sayuran
dan tanaman industri. Wilayah Indonesia dibedakan menjadi dua rangkaian
pegunungan dunia, yaitu rangkaian Pegunungan Sirkum Pasifik membentang
mulai dari Sulawesi Utara, KepulauanMaluku Utara dan berakhir di Papua
dan rangkaian Pegunungan Mediterania membentang mulai dari ujung barat
laut Sumatra, Jawa, Bali, dan Kepulauan Nusa Tenggara dan berakhir di
Kepulauan Maluku bagian selatan.
Gunung
Gunung
merupakan bagian yang menonjol terdapat di bumi (bukit yang tinggi dan
besar) dengan ketinggian lebih dari 600 meter di atas permukaan laut.
Wilayah Indonesia memiliki banyak gunung baik gunung yang berapi maupun
yang tidak berapi. Gunung berapi adalah gunung yang masih aktif dan
sewaktu-waktu dapat meletus sedangkan gunung tidak berapi adalah gunung
yang sudah tidak aktif lagi. Gunung dimanfaatkan sebagai pengatur iklim
dan penyimpan air, dijadikan sebagai tempat wisata, material dari gunung
berapi yang meletus dapat menyuburkan tanah dan pasirnya dapat
digunakan sebagai bahan bangunan.
Pantai
Pantai
adalah wilayah yang menjadi batas antara lautan dan daratan. Bagi
penduduk Indonesia yang berada di daerah tropis pantai yang dapat
dimanfaatkan manusia untuk banyak hal, diantaranya :
a. Objek pariwisata
b. Daerah pertanian pasang surut
c. Areal tambak garam
d. Wilayah perkebunan kelapa dan pisang
e. Daerah pengembangan industri kerajinan rakyat bercorak khas daerah pantai, dan lain-lain.
a. Objek pariwisata
b. Daerah pertanian pasang surut
c. Areal tambak garam
d. Wilayah perkebunan kelapa dan pisang
e. Daerah pengembangan industri kerajinan rakyat bercorak khas daerah pantai, dan lain-lain.
Pantai juga menjadi tempat hidup bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan. Hutan Mangrove adalah salah satu contoh ekosistem di daerah pantai. Di daerah hutan mangrove hidup berbagai jenis hewan seperti kera, kepiting, ular dan udang. Hutan mangrove dapat berfungsi menahan abrasi air laut.
Tanjung
Tanjung adalah daratan yang menjorok ke laut.
Tanjung yang luas biasa juga disebut semenanjung. Tanjung adalah
kebalikan dari teluk, dan biasanya keduanya dapat ditemukan pada suatu
garis pantai yang sama.
Dalam
pemanfaatannya, jika Teluk biasanya dijadikan sebagai
pelabuhan-pelabuhan tempat kapal dagang bersandar maka Tanjung biasanya
dijadikan Resort untuk wisata karena posisi Tanjung yang menjorok kelaut
sehingga pemandangan laut dari posisi Tanjung akan terlihat lebih
maksimal. Salah satu contoh pemanfaatan Tanjung sebagai kawasan resort
dan wisata adalah Tanjung Benoa di Bali.
Delta
Delta adalah daratan yang berada di tengah sungai. Biasanya di muara sungai. Contoh: Delta Sungai Bengawan Solo.
KETAMPAKAN ALAM DI WILAYAH PERAIRAN
Ketampakan alam di wilayah perairan merupakan bagian dari permukaan bumi yang
digenangi air. Wilayah Indonesia memiliki perairan yang sangat luas
yaitu dua pertiga bagian dari keseluruhan luas wilayah negara.
Ketampakan alam yang termasuk wilayah perairan yaitu : Sungai, Danau,
Laut, Rawa, Teluk, Samudera
Danau
Danau
merupakan permukaan bumi berupa cekungan di darat yang sangat luas dan
digenangi oleh air yang dikelilingi daratan. Danau yang terbentuk
berasal dari letusan gunung berapi yang biasa disebut sebagai danau
vulkanik. Danau tektonik yaitu danau yang terbentuk disebabkan adanya
pergeseran muka bumi. Dan danau buatan yaitu danau yang sengaja dibuat
oleh manusia dengan cara membendung aliran sungai dan danau buatan
biasanya sering disebut sebagai waduk. Serta danau alam merupakan danau
yang terbentuk oleh peristiwa alam yaitu diantara letusan gunung api,
pelarutan batuan kapur oleh air hujan dan gerakan kulit bumi. Danau
dimanfaatkan sebagai tempat pengairan sawah, tempat memelihara dan
penangkapan ikan, tempat persediaan air, dan objek wisata.
Berdasarkan proses terjadinya, danau dibedakan menjadi:
· Danau tektonik yaitu danau yang terbentuk akibat penurunan muka bumi karena pergeseran / patahan lapisan bumi.
· Danau vulkanik yaitu danau yang terbentuk akibat aktivitas vulkanisme / gunung berapi.
· Danau tektovulkanik yaitu danau yang terbentuk akibat percampuran aktivitas tektonisme dan vulkanisme.
· Danau bendungan alami yaitu danau yang terbentuk akibat lembah sungai terbendung oleh aliran lava saat erupsi terjadi.
· Danau karst yaitu danau yang terbentuk akibat pelarutan tanah kapur.
· Danau glasial yaitu danau yang terbentuk akibat mencairnya es / keringnya daerah es yang kemudian terisi air.
· Danau buatan yaitu danau yang terbentuk akibat aktivitas manusia.
Sungai
Sungai
merupakan bagian dari permukaan bumi yang rendah dan aliran air yang
mengalir dari dataran tinggi menuju dataran rendah dan bermuara di laut.
Sungai pada bagian awal berukuran kecil yang bermula dari daerah
pegunungan. Sedangkan yang mengalir ke tempat yang lebih rendah akhirnya
bermuara di danau/laut. Semakin dekat ke arah laut, maka semakin
melebar. Sungai dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat memelihara
ikan dan digunakan untuk irigasi mengairi sawah. Selain itu, sebagai
sarana transportasi yang menghubungkan antar daerah, sumber tenaga
listrik, perikanan, olahraga, dan rekreasi serta digunakan untuk
pengangkutan kayu hasil penebangan dan pasar terapung.
Laut
Laut
merupakan bagian permukaan bumi yang luas, digenangi air yang dalam dan
paling rendah. Laut menghubungkan antar pulau yang satu dengan pulau
lainnya. Wilayah
Indonesia sekitar dua pertiganya merupakan lautan, namun kondisinya
kurang terjaga sehingga mudah mendatangkan ancaman sengketa batas
wilayah dengan negara tetangga. Untuk landas kontinen negara kita berhak
atas segala kekayaan alam yang terdapat di laut sampai dengan kedalaman
200 meter. Batas laut teritorial sejauh 12 mil dari garis dasar lurus
dan perbatasan laut zona ekonomi ekslusif (ZEE) sejauh 200 mil dari
garis dasar laut.Kedalaman
laut di wilayah Indonesia berbeda-beda, ada yang dalam maupun dangkal.
Biasanya mencapai 1.000 meter atau lebih. Air laut rasanya asin karena
mengandung garam. Di dalam laut terdapat banyak kehidupan antara lain
tumbuhan laut, kerang dan beragam jenis ikan yang dapat diolah menjadi
makanan dan obat-obatan.
Beberapa manfaat laut bagi manusia adalah:
· Tempat rekreasi dan hiburan
· Tempat hidup sumber makanan kita, seperti ikan, cumi-cumi, udang, rumput laut, dll.
· Pembangkit listrik tenaga ombak, pasang surut, angin, dsb.
· Tempat budidaya ikan, kerang mutiara, rumput laut, dll.
· Tempat barang tambang berada, misalnya tambang minyak bumi lepas pantai.
· Salah satu sumber air minum (tetapi harus melalui proses desalinasi dahulu)
· Sebagai jalur transportasi air
· Sebagai tempat cadangan air bumi
· Sebagai objek riset penelitian dan pendidikan
· Laut merupakan penyumbang terjadinya hujan dan pengatur iklim
· Air laut dapat diolah menjadi garam
Rawa
Rawa
adalah tanah yg rendah (umumnya di daerah pantai) dan digenangi air,
biasanya banyak terdapat tumbuhan air. Rawa terbentuk secara alami,
genangannya dapat bersifat musiman ataupun permanen dan ditumbuhi oleh
tumbuhan. Indonesia memiliki lebih dari 23 juta ha rawa.
Ada tiga jenis rawa :
1. Hutan rawa air tawar, memiliki permukaan tanah yang kaya akan mineral. Biasanya ditumbuhi hutan lebat.
2. Hutan
rawa gambut, terbentuk dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang proses
penguraiannya sangat lambat sehingga tanah gambut memiliki kandungan
bahan organik yang sangat tinggi.
3. Rawa
tanpa hutan, merupakan bagian dari ekosistem rawa hutan. Namun hanya
ditumbuhi tumbuhan kecil seperti semak dan rumput liar.
Peran dan manfaat hutan rawa :
· Sumber
cadangan air, dapat menyerap dan menyimpan kelebihan air dari daerah
sekitarnya dan akan mengeluarkan cadangan air tersebut pada saat daerah
sekitarnya kering.
· Mencegah terjadinya banjir.
· Mencegah intrusi air laut ke dalam air tanah dan sungai
· Sumber energi
· Sumber makanan nabati maupun hewani
Jika hutan rawa hilang :
· Dapat mengakibatkan kekeringan
· Dapat mengakibatkan intrusi air laut lebih jauh ke daratan
· Dapat mengakibatkan banjir
· Hilangnya flora dan fauna di dalamnya
· Sumber mata pencaharian penduduk setempat berkurang
Teluk
Teluk
adalah tubuh perairan yang menjorok ke daratan dan dibatasi oleh
daratan pada ketiga sisinya. Oleh karena letaknya yang strategis, teluk
banyak dimanfaatkan sebagai pelabuhan.Teluk adalah kebalikan dari
tanjung, dan biasanya keduanya dapat ditemukan pada suatu garis pantai
yang sama. Karena Indonesia memiliki puluhan ribu pulau, maka di
Indonesia banyak sekali terdapat teluk.
Selat
Selat
merupakan perairan/laut sempit yang berada di antara dua pulau.
Kedalamannya berkisar antara 200-1.000 meter. Negara Indonesia dikenal
sebagai Negara Maritim karena memiliki wilayah laut yang terbentang
luas. Letak Indonesia yang dibatasi oleh lautan yang menjadi jarak
antara pulau yang satu dengan lainnya. Selat dimanfaatkan sebagai jalur
angkutan antar pulau. Alat angkutan yang biasa digunakan adalah kapal
feri yang termasuk kapal penumpang.
Samudera
Samudera
merupakan perairan yang luasnya melebihi luas laut dan memiliki
kedalaman lebih dari 1.000 meter. Wilayah Indonesia diapit oleh dua
samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Manfaat samudera
menyebabkan iklim yang menguntungkan yaitu tidak terlalu panas pada
siang hari dan tidak terlalu dingin pada malam hari.
Teluk adalah laut yang menjorok ke darat. Teluk kebalikan dengan tanjung
0 komentar:
Posting Komentar