Menjadi Penulis Produktif

Beberapa tips bagaimana anda bisa menjadi seorang penulis yang produktif

Seminar Online SAGUSAVI 2020

Kanal SAGUSAVI mengadakan Seminar Nasional Online dengan Tema "Bangkit LAwan Corona, Guru Harus Terus Belajar dan berkarya"

Pelatihan Online SAGUSABLOG Dasar Angkatan 40

Sagusablog yang merupakan salah satu kanal IGI mengadakan pelatihan online angkatan ke-40 yang diselenggarakan pada tanggal 8-14 Mei 2020

Pelatihan Online SAGUSABLOG Lanjutan Angkatan 43

Sagusablog yang merupakan salah satu kanal IGI mengadakan pelatihan online tingkat lanjut angkatan ke-43 yang diselenggarakan pada tanggal 01-07 Juli 2020

Tampilkan postingan dengan label Artikel Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Desember 2020

LITERASI UNTUK PENDIDIKAN DASAR

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillah,

Bergabung bersama guru-guru hebat di Temu Pendidik Nusantara (TPN) 7 selama dua hari Sabtu-Ahad,12 - 13 Desember 2020, sungguh pengalaman belajar yang luar biasa. 

Minggu, 22 November 2020

Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar

 

 Bismillahirrahmanirrahiim,

Semenjak Hari Guru Nasional (HGN) ditetapkan Presiden Soeharto pada tanggal 24 November 1994, dengan sebuah Keputusan Presiden, yaitu Kepres Nomor 78 tahun 1994 , mulai saat itulah pada 25 November 1994 diperingati sebagai Hari Guru Nasional yang pertama.

Minggu, 15 November 2020

AN PENGGANTI UN? APA HUBUNGANNYA DENGAN AKM?

Bismillahirrahmanirrahiim...

Seperti yang sebelumnya pernah terjadi, setiap kebijakan baru terkadang selalu menimbulkan pro dan kontra.  Begitu juga yang terjadi pada dunia pendidikan.  Saat Ebtanas ( Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional) diberlakukan pertama kalinya, sekolah juga sempat memprotes kebijakan ini.

Sabtu, 07 November 2020

Rendah Hatilah Sang Pembelajar...


Bismillahirrahmanirrahiim,...

Tulisan ini saya awali dengan dua buah hadits yang di riwayatkan oleh Ibnu Majah yakni"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.", juga hadits yang berbunyi" Belajarlah kalian ilmu untuk ketentraman dan ketenangan serta rendah hatilah pada orang yang kamu belajar darinya." (HR. At-Tabrani).

Sabtu, 31 Oktober 2020

Belajar Menjadi Guru Baik

 


Membicarakan ataupun mengupas profesi guru dan hal-hal yang berkaitan dengan pengajaran ataupun pendidikan takkan pernah ada habisnya, bahkan semakin dikupas semakin menarik. 

Selasa, 01 September 2020

GURU FOR CHILDREN


"Menjadi guru, ogah ach!", kira-kira begitulah jawaban yang terlontar dari para siswa andaikan sang Guru menanyakan apa cita-cita yang diinginkan anak.  Entah apa yang ada dipikiran anak-anak kita sehingga sepertinya mereka alergi kalau mempunyai cita-cita menjadi seorang guru.  Memang tidak semua anak tidak menginginkan profesi guru ada juga satu dua yang bercita-cita menjadi guru.  Anak-anak sekarang lebih luas pandangannya tentang cita-cita, kalau dahulu setiap anak-anak ditanya cita-citanya jawabannya hanya ada dua saja kalau tidak ingin jadi DOKTER yach jadi INSINYUR.  Tetapi, jawaban anak-anak masa sekarang lebih bervariasi.  Jika ditanya cita-citanya kelak, mereka dengan suara lantang dan mantap menjawab ingin jadi dokter, pilot, pengusaha, atlet, pengusaha, arsitek, bahkan artis.  Jaman memang sudah berubah.

Banyak orang mengira, tugas seorang guru hanya mengajar para muridnya bagaimana mereka bisa membaca  huruf dan menghitung angka...kelihatannya sederhana bukan ?

Sederhana...?
Namun, pada kenyataannya tidaklah sesederhana yang dikira.  Guru merupakan pelapis kedua setelah keluarga dalam hal ini orang tua sianak yang juga berperan mendidik anak.  Guru mempunyai peran yang sangat besar dalam tumbuh kembang seorang anak.  Masa depan sang anak bilamana sudah dewasa kelak, apakah dia akan menjadi orang yang baik, jahat, pintar, bodoh, sukses, atau gagal, adalah karena dipengaruhi oleh didikan guru mereka, selain keluarga dan lingkungan tentunya.

Tidak ada seorang tokohpun di dunia ini yang berhasil tanpa peran serta seorang guru.  Sangatlah benar bila ada pernyataan "SETIAP ORANG HEBAT BISA MENGHASILKAN KARYA-KARYA BESAR, SEDANGKAN ORANG-ORANG HEBAT LAHIR DARI DIDIKAN SEORANG GURU".

Menurut Undang-Undang No. 14/2005, pasal 1 butir 1 tentang guru dan dosen disebutkan "Yang disebut dengan guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah."

Anak adalah peniru yang baik, apa yang mereka lihat, mereka dengar, dan mereka rasakan dari lingkungannya akan mereka terapkan dalam kesehariannya.  Lihatlah, betapa anak-anak sekarang berusaha meniru apa yang mereka lihat dari artis-artis dan tayangan televisi, meskipun tidak sedikit yang berdampak buruk terhadap perkembangan mental mereka.
Sekolah sebagai salah satu kekuatan besar dalam menciptakan agen perubahan perlu ditangani oleh guru-guru yang profesional dan andal serta berkualitas.  Dengan demikian, seorang guru mampu menjadikan anak didiknya sebagai generasi yang hebat dan menjadikan diri mereka sebagai generasi rahmatan lil"alamin.
Bagaimanakah menjadi guru yang mampu melahirkan generasi yang hebat?
Untuk menjadi guru yang profesional dan kreatif seorang guru haruslah memiliki sikap FOR CHILDREN.......


F (leksibel)
seorang guru haruslah fleksibel, luwes sehingga mampu memahami kondisi anak didiknya.  Memahami cara belajar mereka, dan juga mampu mendekati mereka dengan berbagai cara sesuai kecerdasan dan potensi masing-masing anak.

O (ptimis)
Keyakinan yang tinggi akan kemampuan pribadi sang guru dan keyakinan akan perubahan anak didik kearah yang lebih baik dengan kondisi apapun melalui interaksi yang fun terhadap anak didik.

R (espek)
Rasa hormat yang selalu ditumbuhkan di depan anak didiknya dapat memicu dan memacu mereka untuk lebih cepat memahami segala hal yang dipelajarinya.

C (ekatan)
Berbagai karakter anak seperti, dinamis, aktif, eksploratif, ekspresif, dan kreatif serta inisiatif menuntuk kita sebagai guru untuk mampu bertindak cepat sesuai kondisi yang ada.

H (umoris)
Tidak semua guru mempunyai sifat humoris.  Namun sifat ini dituntut untuk dimiliki seorang guru.  Karena pada umumnya, anak-anak sangat menyukai proses belajar mengajar yang menyenangkan, termasuk diselingi dengan humor.  Secara tidak langsung, humor mampu membantu meningkatkan kemampuan otak kanan mereka.

I (nspiratif)
Meskipun seorang guru sudah mempunyai panduan kurikulum bagi anak didiknya, guru juga harus menemukan banyak ide dari hal-hal baru yang positif di luar kurikulum.  Hal ini dapat membuat anak didik lebih terinspirasi.

L (embut)
Guru yang bersikap kasar, kaku, dan emosional biasanya berdampak buruk bagi peserta didiknya dan ujung-ujungnya kegagalan dalam proses belajar mengajar.  Pengaruh kesabaran, kelembutan, dan rasa kasih sayang akan lebih efektif dalam proses pembelajaran dan sering memunculkan solusi atas berbagai masalah yang timbul.

D (isiplin)
Disiplin tidak hanya sekedar soal ketepatan waktu, tapi dapat mencakup yang lebih general lagi, misalnya disiplin menyimpan barang, disiplin belajar, disiplin beribadah, dan sebagainya.  Sehingga anak didik akan timbul pemahaman yang kuat tentang pentingnya hidup disiplin.

R (esponsif)
Seorang guru harus cepat tanggap terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di luar lingkungan sekolah, baik pada anak didik, budaya, sosial. ilmu pengetahuan, teknologi dan lain-lain.

E (mpatik)
Setiap anak mempunyai karakter yang berbeda-beda, karena itu seorang guru dituntut untuk mempunyai kesabaran lebih dalam untuk memahami keragaman tersebut sehingga lebih paham kebutuhan-kebutuhan belajarnya.

N (nge-friend)
Keberadaan kita sebagai guru jangan sampai membuat jarak yang terlalu lebar dengan anak didik.  Posisikan diri kita sekali waktu menjadi teman mereka sehingga menghasilkan ikatan emosi yang lebih kuat daripada sekedar hubungan guru-murid.  Dengan demikian anak-anak akan lebih mudah beradaptasi dalam menerima pelajaran dan bersosialisasi dengan lingkungannya.

Mudah-mudahkan kita sebagai guru dimudahkan oleh Allah SWT dalam membimbing murid-murid kita sehingga mampu menjadikan mereka sebagai generasi PENERUS sekaligus PELURUS untuk mengelola bumi Allah sebagai generasi RAHMATAN LIL"ALAMIN.

ATTITUDE is EVERYTHING

 
Harapkan kesulitan sabagai bagian dari kehidupan, dan ketika ia datang, tegakkan kepalamu.  Pandangi dengan penuh percaya diri, dan katakan, "Saya lebih besar daripadamu.  Kamu tidak mungkin dapat mengalahkanku."  Inilah sikap yang akan menjamin kesuksesan.

Sabtu, 11 Juli 2020

CARA MEMASANG JAM DI BLOG ANDA


Hai sahabat blogger semua,..

perkenalkan saya guruisant yang mencoba menuliskan bagaimana cara memasang jam di blog agar terlihat lebih menarik.

Kamis, 09 Juli 2020

REWARD VS PUNISHMENT


10 Alasan Kenapa Orangtua Tidak Boleh Memukul Anak - Ibupedia
"Pokoknya nanti kalau kakak mendapat nilai bagus di rapor, mama akan kasih hadiah yang menarik".
Mungkin kalimat tersebut banyak diucapkan orang tua kepada anak-anaknya yang sedang menempuh pendidikan baik di sekolah formal seperti SD, SMP, maupun SMA ataupun sekolah non formal seperti KB atau TK. Atau kalimat seperti "Kalau kamu masih suka memukul teman, Ibu guru akan memberikan larangan untuk kamu bermain saat jam istirahat".

Selasa, 07 Juli 2020

Guru Berbagi


 
Bantu Guru Terapkan Belajar Online, Kemendikbud Rilis Situs Guru ...GURU  BERBAGI

Selama kebijakan belajar dari rumah berlangsung untuk mencegah penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19), GURU BERBAGI hadir #darimanasaja mendukung guru untuk tetap memberikan pembelajaran yang bermakna bagi pelajar Indonesia.

GURU BERBAGI merupakan gerakan kolaborasi pemerintah, guru, komunitas, dan penggerak pendidikan untuk bersama hadapi Covid-19. Mari gotong royong untuk berbagi ide dan praktik baik melalui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) agar anak-anak Indonesia bisa belajar dari mana saja.

Yuk, berbagi!
Saatnya guru berbagi, dari mana saja!



Sabtu, 04 Juli 2020

Dhuha Sebagai Pembelajaran Reguler Merdeka Belajar di SD


Pembiasaan sholat dhuha kepada para anak didik di sekolah

Merdeka Belajar... dua kata ini belakangan sangatlah populer utamanya tentu saja di dunia pendidikan. Sejak didapuknya Bapak Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menggantikan Bapak Muhadjir Effendy, banyak lontaran-lontaran ide yang beliau gagas menjadi kontroversial, lantaran dianggap terlalu ekstrem atau radikal dalam mengubah pendidikan di Indonesia. Beberapa gagasan yang disampaikan Bapak Nadiem diantaranya :

Nasehat Bijak Untukku...

Bismillahirrahmanirrahiim,...

Assalamualaikum Wr.Wb,

Hampir delapan belas belas tahun diri ini mengabdi di sekolah tercinta Al Hanief. September 2002 menuju September 2020. Tentu banyak hal yang sudah saya amati dan alami, berkaitan interaksi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, guru dengan guru, guru dengan orang tua (orang tua dengan sekolah).